1. Fungsi INDEX: "Apa isi dari sel ini?"
Fungsi INDEX digunakan untuk mengambil sebuah nilai dari dalam tabel berdasarkan informasi nomor baris dan nomor kolomnya.
Rumus Dasar:
=INDEX(tabel_data, nomor_baris, [nomor_kolom])Contoh: Jika Anda menyuruh Excel
=INDEX(A1:C5, 2, 3), Excel akan menampilkan data yang berada di baris ke-2 dan kolom ke-3 dari area A1 hingga C5.
2. Fungsi MATCH: "Di posisi ke berapa data ini berada?"
Fungsi MATCH (bukan MATH) adalah kebalikan dari INDEX. Fungsi ini mencari suatu nilai referensi, lalu menghasilkan angka yang menunjukkan posisi (urutan) data tersebut di dalam sebuah baris atau kolom.
Rumus Dasar:
=MATCH(data_yang_dicari, rentang_pencarian, 0)(0 berarti mencari kecocokan persis/exact match).Contoh: Jika Anda mencari nama "Budi" di daftar absensi dari atas ke bawah, dan Budi ada di urutan ke-4, MATCH akan menghasilkan angka 4.
Duet Maut INDEX & MATCH: Kedua fungsi ini jarang dipakai sendirian. Jika digabungkan
=INDEX(..., MATCH(...)), keduanya menjadi pengganti VLOOKUP yang sangat sakti karena bisa mencari data ke segala arah (kiri, kanan, atas, bawah) tanpa takut rumus rusak saat ada kolom baru yang disisipkan.
3. Fungsi CHOOSE: "Pilih opsi berdasarkan nomor"
Fungsi CHOOSE digunakan untuk memilih salah satu nilai dari sebuah daftar berdasarkan nomor indeks (urutan) yang kita tentukan (antara 1 hingga 254).
Rumus Dasar:
=CHOOSE(nomor_pilihan, opsi_1, opsi_2, opsi_3, ...)Contoh:
=CHOOSE(2, "Senin", "Selasa", "Rabu"). Karena angka indeksnya adalah 2, maka Excel akan menampilkan "Selasa".Kegunaan: Sangat praktis untuk mengelompokkan data sederhana tanpa perlu membuat tabel referensi (tabel bantu) atau rumus IF yang bertingkat-tingkat.
DOWNLOAD TUGAS DI SINI Tugas_Praktikum_CHOOSE_MATCH_INDEX



